Kamis, 27 November 2008

TAK ADA YANG ABADI

Kau pernah menjadi detak
Dalam nadiku dalam pelukku
Dan kaupun pernah menyelamatkan
Seluruh hidupku

Kau pernah menghujaniku
Dengan butiran air matamu
Tapi kau juga pernah tertawa
Dalam pelukku

Kau pernah menjadi terang
Dalam gelapku saat tersesat
Tapi kau juga pernah menyentuh
Rasa sakitku

Perubahan ini meyakinkan aku
Bahwa tak ada yang abadi
Sejak kau putuskan
Untuk melepaskan hidup

5 komentar:

Anonim mengatakan...

bagus banget puisina, pasti bwat se2org yg u ska y...


APIK!

anGguNd_LaVdLy mengatakan...

smua mank g d yg abadi t'msk kt

tp puisi tuh bwat q y...

hehehe...

yOnAti mengatakan...

udah g sah g knang lg ...

mank g d yg abadi owk...

Gil4n9 mengatakan...

kanggo spo iek, kok dalem banget..

puisi mu APIK owk...
kpn2 gawekke nggo q y...


hehehe...

Rido mengatakan...

len puisine nggo spo...

q gwekke y...