Dalam hidup, kita butuh kekasih
Yang memiliki senyum seharum melati
Dan tatapan mata sejernih embun pagi
Dalam hidup, kita butuh kekasih
Ketika tangan kita tak lagi kuat menghapus air mata
Dan bahu kita senantiasa butuh penyangga
Karna kekasih adalah pelurus jalan
Pengingat dosa, cinta, dan kebijaksanaan
Kamis, 04 Desember 2008
Selasa, 02 Desember 2008
WAHAI LELAKIKU
Wahai lelakiku
Jangan kau tumpangi aku dengan amarahmu
Sebab amarah hanya memperlambat waktu berjalan
Menuju tempat yang nyaman
Wahai lelakiku
Jangan kau anggap aku air dalam tempayan
Yang setiap saat dapat membunuh dahagamu
Mengusap tubuhmu yang lekat karna keringat
Sebab air hanya dapat kau temukan
Bila sungaimu tak lagi dangkal
Begitu kehidupan
Lelaki dan perempuan
Seperti siang pasti ada malam
Dan kau, lelakiku
Tetap tak memahami misteriku
Jangan kau tumpangi aku dengan amarahmu
Sebab amarah hanya memperlambat waktu berjalan
Menuju tempat yang nyaman
Wahai lelakiku
Jangan kau anggap aku air dalam tempayan
Yang setiap saat dapat membunuh dahagamu
Mengusap tubuhmu yang lekat karna keringat
Sebab air hanya dapat kau temukan
Bila sungaimu tak lagi dangkal
Begitu kehidupan
Lelaki dan perempuan
Seperti siang pasti ada malam
Dan kau, lelakiku
Tetap tak memahami misteriku
LUKA
Betapa aku ingin mendekatimu
Lalu memelukmu
Tapi sakit itu
Menahanku untuk menjauh darimu
Mengapa mesti ada luka
Yang tak sengaja kau toreh
Padahal aku tahu
Betapa kau mengasihiku
Lalu memelukmu
Tapi sakit itu
Menahanku untuk menjauh darimu
Mengapa mesti ada luka
Yang tak sengaja kau toreh
Padahal aku tahu
Betapa kau mengasihiku
INILAH KEKASIH
Inilah aku kekasih
Yang datang telanjang tanpa kata
Agar kau mudah menyimaknya
Inilah aku kekasih
Yang berjalan mendapatkanmu
Dengan senyumku
Biar teduh harimu bersamaku
Yang datang telanjang tanpa kata
Agar kau mudah menyimaknya
Inilah aku kekasih
Yang berjalan mendapatkanmu
Dengan senyumku
Biar teduh harimu bersamaku
Kamis, 27 November 2008
SAYONARA
Kini telah tiba saatnya
Kita akan berpisah
Kini akan tiada lagi
Belai kasih cumbu dan rayu
Walau kita jauh dimata
Lama tak kan berjumpa
Namun diriku kan selalu
teringat hanya pada dirimu
Sayonara...sayonara
Selamat tinggal kasihku tercinta
Sayonara...sayonara
Sayangku hanya untuk dirimu
Kita akan berpisah
Kini akan tiada lagi
Belai kasih cumbu dan rayu
Walau kita jauh dimata
Lama tak kan berjumpa
Namun diriku kan selalu
teringat hanya pada dirimu
Sayonara...sayonara
Selamat tinggal kasihku tercinta
Sayonara...sayonara
Sayangku hanya untuk dirimu
TAK ADA YANG ABADI
Kau pernah menjadi detak
Dalam nadiku dalam pelukku
Dan kaupun pernah menyelamatkan
Seluruh hidupku
Kau pernah menghujaniku
Dengan butiran air matamu
Tapi kau juga pernah tertawa
Dalam pelukku
Kau pernah menjadi terang
Dalam gelapku saat tersesat
Tapi kau juga pernah menyentuh
Rasa sakitku
Perubahan ini meyakinkan aku
Bahwa tak ada yang abadi
Sejak kau putuskan
Untuk melepaskan hidup
Dalam nadiku dalam pelukku
Dan kaupun pernah menyelamatkan
Seluruh hidupku
Kau pernah menghujaniku
Dengan butiran air matamu
Tapi kau juga pernah tertawa
Dalam pelukku
Kau pernah menjadi terang
Dalam gelapku saat tersesat
Tapi kau juga pernah menyentuh
Rasa sakitku
Perubahan ini meyakinkan aku
Bahwa tak ada yang abadi
Sejak kau putuskan
Untuk melepaskan hidup
SEBELUM DIRIMU PERGI
Satu hari sebelum dirimu pergi
Kau berikan sgala yang kau punyai
Jika saja kutahu engkau kan pergi
Takkan tega kulukai engkau lagi
Indah kau jalani hidup
Tapi kumengerti sampai disini
Engkau kan menjadi bintang
Dipelukan malam yang memelukku dan menjagaku
Satu hari sebelum dirimu pergi
Kau padamkan letihku dengan pelukan
Jika saja kutahu engkau kan pergi
Sisa waktu kuhabiskan merawatmu
Kau berikan sgala yang kau punyai
Jika saja kutahu engkau kan pergi
Takkan tega kulukai engkau lagi
Indah kau jalani hidup
Tapi kumengerti sampai disini
Engkau kan menjadi bintang
Dipelukan malam yang memelukku dan menjagaku
Satu hari sebelum dirimu pergi
Kau padamkan letihku dengan pelukan
Jika saja kutahu engkau kan pergi
Sisa waktu kuhabiskan merawatmu
Langganan:
Postingan (Atom)